|
foto paling anyar cak
|
"Setia Melestarikan Lawak Gaya Ludrukan
Tak ada hari tanpa tawa. Siapa pun, jika terlibat dalam obrolan santai dengannya,..."
More about kartolo
|
-
-
-
-
Occupation:
Pelawak, Penghibur, Seniman Ludruk.
-
Affiliations:
Jawa Timur, Surabaya, Malang, Jombang, Kediri, dan sekitarnya, Ludruk Sawunggaling, Banyolan Kartolo JTV, Siaran Ludruk di Radio-Radio, Tanggapan Manten, Sunatan, dan sebagainya.
-
Hobbies and Interests:
Parikan, Kidungan, Lawakan, Jula Juli, Ludruk.
-
Favorite Books:
Ilmu Ngglethek Prabu Minohek by Sindhunata. Buku-buku Ludruk tulisan Henry Supriyanto..dsb..
-
Favorite Music:
Semua Kaset Jula Juli Kartolo Produksi Nirwana Records
-
Favorite TV Shows:
Banyolan Kartolo di JTV (setiap Rabu jam 19.30)
-
Zodiac Sign:
Cancer
-
About Me:
Setia Melestarikan Lawak Gaya Ludrukan
Tak ada hari tanpa tawa. Siapa pun, jika terlibat dalam obrolan santai dengannya, pasti akan sering tertawa. Kehidupan sehari-harinya memang tak lepas dari mbanyol dengan gaya ludrukan, tak jauh berbeda dengan gaya penampilannya di panggung.
Memang seperti itulah Kartolo, seniman Ludruk, kesenian khas Jawa Timur. "Tertawa itu sehat, lo," katanya kepada Pembaruan, belum lama ini.
Alasan itulah yang menyebabkan Kartolo mengedepankan lawak dengan gaya ludrukan, ketimbang menampilkan Ludruk secara utuh. Terutama ketika kesenian itu terus meredup seiring perkembangan zaman.
Kreativitas Kartolo dan kawan-kawan menampilkan lawak bergaya ludrukan mampu mengangkat kembali pamor Ludruk. Kartolo dan kawan-kawan mampu merangsang antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan pentas lawak Ludruk secara langsung.
Karena memang bahasa yang digunakan Suroboyoan dan Jawa Timuran, lawak Ludruk pun hanya dikenal di daerah itu. Berbeda dengan ketoprak humor yang pernah ditayangkan secara nasional melalui televisi swasta, yang cepat populer karena menggunakan bahasa campursari, Indonesia campur Jawa.
"Saya berbuat dengan gaya saya sendiri, agar Ludruk tidak hilang begitu saja. Sekarang diperlukan sutradara Ludruk modern, untuk mengangkat kembali kesenian ini supaya tidak punah," kata Kartolo di rumahnya, di kawasan Kupang Jaya I, Surabaya.
Bapak Angkat
Pria yang dilahirkan di Watu Agung, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, pada 2 Juli 1947 itu berpendapat Ludruk akan semakin terpuruk jika tetap bertahan dengan keadaan seperti selama ini. "Harus berani menampilkan cerita-cerita dari daerah lain dan menggunakan bahasa Indonesia, bahkan kalau perlu bahasa Inggris," kata Kartolo yang mempersunting Kastini, penari Ludruk yang juga aktif menjadi lawak ludrukan.
Selengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/2006/07/10/Personal/per01.htm
-
Who I Want to Meet:
Bagi semua pendengar, pemirsa, dan penikmat seni dan budaya ludruk,
silakan add, gak usah sungkan:
nedhonrimo@ymail.com
Untuk tukar-menukar mp3, info, pengalaman ber-kartolo monggo silakan bergabung dengan milis kartolo di yahoogroups:
http://groups.yahoo.com/group/kartolo/
Ohya, untuk berita yang menarik dan rajin diupdate soal ludruk dan budaya Jatim monggo silakan simak di:
http://thenguk2nemugethuk.multiply.com/
Cekintung wak tokemat. Petuntang petuntung ngantuk'e kumat.
-
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
kartolo is in your extended network |
 |
kartolo |
-
|
Rangkaian kegiatan pesta itu antara lain tradisi "Nggendheng Loedroek", Festival Seni Budaya dan kuliner Jawa Timur, diskusi panel "Kerajaan Indonesia, Kenapa Nggak?" serta Maen Gedhe Loedreok ITB dengan lakon "Deja vu De Java" di Sasana Budaya Ganesha 30 November mendatang.
Kegiatan pesta rakyat itu diisi juga dengan tari tradisional Jatim seperti Jejer, Gandrung dan Ngremo. Kemudian, Reog Ponorogo, kesenian patrol dari Banyuwangi, stan komunitas budaya
Sedangkan parade kuliner antara lain festival kuliner, stan jamu, pecel Madiun, sate Ponorogo, rujak cingur, rawon, soto Lamongan, bebek goreng serta aneka jajanan pasar khas Jawa Timur.
Selain itu juga akan dilakukan kolaborasi Darma Wanita Loedroek ITB dengan Keroncong Merah Putih
awake kangen kidungane cak kartolo...
*jarene rabi iku mengandung vitamin tah*
*hahahah isoae cak cak sampean lek gae dagelan*
*top banget bozzz*
*g tau rekaman meneh tah*
*sukses n sehat slalu y cak*
isuk, awan, bengi gak ono bosene cak
ngrungokno dagelane sampeyan.