|
|
"Tinggi saya 176,5 cm. Berat 70 kg. Saya menulis berbagai artikel untuk surat kabar, tabloid dan majalah sejak 1985. Saya..."
More about Ahmad
|
Ahmad's Blogs
loading...
More About Ahmad
-
Schools (Other):
Bandung Islamic University, and IKIP Bandung
-
Occupation:
Traveller, writer, editor, journalist and organize
-
Affiliations:
Garda Kemerdekaan, Alliance Journalists Independent
-
Hobbies and Interests:
Travelling, organizing people
-
Favorite Books:
Sex dan History
-
Favorite Movies:
Sex, Action dan Adventures
-
Favorite Music:
Rolling Stone and Khaled
-
Favorite TV Shows:
Acara petualangan, Amazing adventures
-
Zodiac Sign:
Cancer
-
About Me:
Tinggi saya 176,5 cm. Berat 70 kg. Saya menulis berbagai artikel untuk surat kabar, tabloid dan majalah sejak 1985. Saya memulai karir jurnalistik pada 1986 hingga kini. Saya juga menulis beberapa puisi, dan cerpen. Juga kumpulan tulisan yang dijadikan buku berjudul "Seks dan Gerakan Mahasiswa", LPBI, Yayasan Saifik, Bandung, 1994. Ikut bersama-sama dengan wartawan Asia lain dalam Buku Asia Against West, Asia-network, Korea, 2003 (Bahasa Korea).
Memberi kata pengantar untuk Jalan Terjal Menegakkan Kebenaran, Menolak Kompromi Jadi Korban Politik (Pledoi Rahardi Ramelan), KR Communication, Jakarta, 2002 .
I am a Journalist, Pledoi, Tempo, 2004.
Memoar Orang Biasa, Ceritanet.Com, London.
-
Who I Want to Meet:
Para perempuan manis dan atraktif yang bisa asyik berbagi berbagai pengalaman.
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
Ahmad is in your extended network |
 |
Ahmad |
|
Testimonials and Comments for Ahmad
di republik ini, selain Gus Dur, cuma Taufik yang berani secara terbuka menantang para preman berjubah yang kerap memaksakan kehendaknya.
terus terang sangat kagum dengan taufik, sebab berada dibarisan depan menghadapi fasisme agama.....
sehat dan sejahtera selalu untuk taufik dan keluarga....
wilson
Sepakat dengan gerakan bung bahwa aktivitas 'premanisme' berkedok agama harus segera dihentikan "dengan cara apapun" kalau hukum dan pemerintah tidak tegas.. Sepakat juga dengan bung bahwa, kaum preman berjubah itu sebetulnya cuma minoritas yang suka mengklaim Islam untuk membebenarkan aksi-aksi anarkisnya.
Preman berjubah ini adalah penumpang gelap demokrasi, kalau tidak mau ikut aturan demokrasi, turunkan saja penumpang gelap tersebut ditengah jalan, dari pada kendaraan demokrasi masuk jurang gara-gara mereka.
maju terus bung untuk menghadapi para preman berjubah !
PS:
Tapi numpang nanya, itu para preman berjubah pada pake celana dalem nggak sikh? Jangan-jangan ada relasi antara problem selangkangan mereka yang belum tuntas dengan cara-cra berpolitiknya yaitu...porno dan jorok !