|
What do u eXpect.jpg
|
"Tak ada yang menyangka si sulung dari dua bersaudara ini akan menggeluti dunia fotografi. Ayahnya bukan seorang fotografer..."
More about Chusnul

 |
Messaging Off[Restricted to Chusnul's friends] |
|
-
loading...
-
College/University:
Gadjah Mada, Attended 2004 - Present, Other, Communication Studies
-
Occupation:
Fotografer, Indie Filmmaker, Documentary Filmmaker
-
Affiliations:
Lazuardi Community [lazuardiary.wordpress.com], salamsemutfilm, Fotografer dot Net, Greenpeace
-
Hobbies and Interests:
Gaming, Filmmaking, Photography, Belanja buku, Nyuporterin PSIM, Blogging
-
Favorite Books:
Ada Apa dengan n'Cus (buku kecil yang ditulis seorang sahabat sebagai hadiah ulang tahun ke 17), Kite Runner, A Thousand Splendid Sun, Sang Alkemis, Sang Pemimpi, Harry Potter IV: Goblet of Fire, Tenggelamnya Kapal van der Wijck
-
Favorite Movies:
Strike!, Mak iki Marno, Kite Runner, King Kong, National Treasure, Kungfu Panda, Laskar Pelangi, Nightmare and Dreamscapes: End of World Mess, Nodame Cantabile the Series, BBC Krakatoa: the Last Days, Secret (Jay Chou), Pursuit of HappYness, August Rush, Lion King 1 1/2: Timon and Pumba, Brother Bear, Madagascar, Ice Age
-
Favorite Music:
Unplugged!
-
About Me:
Tak ada yang menyangka si sulung dari dua bersaudara ini akan menggeluti dunia fotografi. Ayahnya bukan seorang fotografer dan hanya sesekali memotret anggota keluarga bila ada sisa film seusai memotret kegiatan kantor atau kalau sedang iseng. Dinding rumah mereka sama sekali bersih dari karya fotografi, pun tidak sebingkai foto keluarga. Bila ada pertanda, itu adalah keluhan guru SDnya saat kelas satu, karena kebiasaannya yang suka memicing-micingkan mata ketika melihat ke arah papan tulis, sekalipun ia duduk di deretan pojok kanan depan. Padahal yang saat itu sedang dilakukannya sebenarnya bukanlah ingin membaca tulisan di papan, melainkan mengukur kompisisi papan tulis itu dan membingkai ujung-ujungnya dengan sudut siku-siku yang dibentuk kedua tangannya.
Ia mendapatkan kamera pertamanya pada umur 15 tahun dan menggunakannya sepanjang studi tour ke pulau Bali bersama teman-teman ENGLISH PILOT PROJECT di sekolahnya. Sayangnya, hasil jepretannya tidak begitu bagus. Sebagian besarnya rolnya pun gagal cetak lantaran terbakar. Setelah itu, untuk waktu yang agak lama, Chusnul tidak pernah menyentuh kamera lagi. Sampai ia mengikuti kuliah Fotografi dan mendapatkan nilai B. Sebuah nilai yang sangat layak, mengingat ia tidak mengerjakan tugas esai fotonya dengan sepenuh hati.
Ia baru merasa benar-benar jatuh cinta pada fotografi ketika bertemu Alvein Damardanto, seorang fotografer freelance, sehingga memutuskan ingin belajar lebih banyak lagi tentang fotografi. Dari Alvein, ia belajar bagaimana menggunakan bahasa visual, juga bagaimana menggunakan "kamar gelap" digital. Dari buku, ia belajar bagaimana para fotografer lain memaknai aktivitas fotografi mereka. Dari komunitas FN, ia belajar bagaimana menghargai karya foto orang lain serta mengetahui teknik yang mereka gunakan. Dari pameran foto, ia belajar menjadi rendah hati.
Saat ini, ia berpendapat masih banyak hal yang belum dipelajarinya. Sembari melakukan itu, kadang-kadang ia melakukan hobi barunya, membuat film pendek bersama teman-temannya. "Tetap fotografi adalah cinta mati saya", kata penggemar karya Khaled Hosseini ini sambil tersenyum memamerkan lesung pipit mungilnya.***
-
Who I Want to Meet:
Khaled HOSSEINI, ALVEIN Damardanto, Habiburrahman el SHIRAZY
-
-
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
Chusnul is in your extended network |
 |
Chusnul |
-
|
- UGM
- 11846 Members | Public group
- Last post:
|
|
Kyknya yg cocok ini deh:
Iya,status ku sekarang udh menikah dng guling...
Ncuz,bkin pilem ya hohoho tar ak liat d youtube dh trs tak ksh komen. Huke..
Ncuz,d jogja ta?
Koq yg diinget ceriwirx doank,ncuZ? Kerenx gk? Wakakakak
Ncuz,sibuk apa skg? Terobati kgnq liat primary km hohoho