|
|
I'm L Lawleit
masi 3 taon lagi yaa.. 07/21/2009
|
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
I'm L is in your extended network |
 |
I'm L |
Featured Sponsor
See results for I'm L Lawleit
|
- UGM
- 12837 Members | Public group
- Last post:
|
|
- XI IPA 2
- 29 Members | Private group
- Last post:
|
|
Janganlah kamu berdua-duaan (khalwat) karena yg ketiganya adalah setan (H.R. Bukhari & Muslim)
Hukum berkhalwat adalah haram, banyak para remaja sekarang yg melanggarnya, khususnya bagi mereka yg pacaran (padahal pacaran juga haram)
Bagaimana bisa sepasang yg bukan mahram berdua-duaan tanpa berpandangan, padahal islam mewajibkan menundukkan pandangan kepada yg bukan mahram
Contoh lain yg tidak kita sadari ialah smsan, semua pasti berdalih 'itu kan tergantung niat', padahal uda jelas klo smsan dianggap berkhalwat, apalagi isinya tanya kabar, lagi apa dan hal sia2 yg lainnya, disamping hanya buang2 pulsa dan akan menimbulkan fitnah
Tidaklah sepeninggalanku kutinggalkan fitnah terbesar melainkan fitnah wanita (H.R. Bukhari & Muslim)
Ikhtilat juga dilarang kecuali dalam jual beli, pendidikan, hukum dan kesehatan
Kita sering menganggap remeh ikhtilat
Misalnya pada rapat2, saat belajar dll
Disana banyak ikhtilat yg terjadi
Semua pasti bertanya tanya, bagaimana bisa klo gag ikhtilat?
Emang bener, tapi sebisa mungkin kita tetep sesuai syari'at
Mereka harus menundukkan pandangan, bagi yg akhwat bisa menjaga dengan hijabnya, berbicara seperlunya aja
Lain kasus, kek hadist berkhalwat, mereka mengganggap jika ada orang ketiga tidak apa2, padahal itu termasuk ikhtilat lo
So, sebisa mungkin kita hindari yg namanya berikhtilat jika emang bukan kebutuhan yg mendesak
wahai kaum muslimin sekalian, islam melarang sesuatu yg mendekati zina (deket aja gag boleh, apalagi melakukannya)
salah satu medianya adalah melalui PACARAN
d zaman sekarang, pacaran dianggap hal yg biasa (maklum, masa remaja emang yg paling indah), tapi harus kita tau bahwa islam melarang yg namanya pacaran karena rasulullah sendiri pun gag pernah pacaran
gag ada pacaran yg islami, pacaran itu minimal smsan (smsan aja dianggap berkhalwat dan dianggap sebagai perbuatan yg sia2), bertemu pandang (padahal dalam AN-NUR 30-31, laki2 n perempuan yg beriman diwajibkan menundukkan pandangan pada yg bukan mahromnya), apalagi pegangan tangan dan berlanjut k arah yg lebih jauh, na'udzubillah!
'lebih baik dicucuk besi panas daripada menyentuh seorang yg bukan mahrom', itu kata hadist lo, bukan kata2ku (inget kata2 pak nurdin, hehe)
hati2 juga terhadap pacaran yg bergaya mengingatkan untuk beribadah kepada ALLAH, sesungguhnya itu adalah tipu daya setan
islam hanya mengenal ta'aruf, tapi ta'aruf disini banyak disalahartikan sehingga berubah k arah pacaran
ta'aruf yg bener tu, kita dikasi calon, dengan media ustadz ato orang terdekat dia, kita mengenal dia, klo co2k y langsung nikah, klo gag yg emang belum dikasi yg terbaik sama ALLAH
ta'aruf juga gag boleh lama2, harus secepatnya (niat baik tu gag boleh ditunda, karena yahudi suka menundanya)
klo lama2 sama aja dengan pacaran namanya
emangnya kita bisa mengenal klo gag pacaran?
rasulullah aja gag pacaran tapi bisa bahagia, kenapa kita gag?
so, bagi yg uda siap nikah, ayo menikah, ana juga pengen lo, nyesel banget pernah pacaran dulu, tapi ampunan ALLAH pasti didapat jika kita mau bertaubat karena janji ALLAH dan rasul NYA adalah pasti benar
intinya pacaran tu haram n nikah tu sunnah rasul
sesungguhnya ALLAH menyukai bersin (H.R. Bukhari)
karena bersin dapat menyehatkan badan dan menghilangkan keinginan untuk mengenyangkan perut
hendaknya saat bersin kita harus merendahkan suara, menutup mulut dan wajah, tidak memalingkan leher, mengeraskan bacaan hamdalah walaupun dalam sholat (tidak wajib dijawab)
ketika seorang muslim mengucapkan alhamdulillah, wajib bagi yg mendengarnya mengucapkan yarhamukallah dan dijawab lagi dengan yahdikumullah
jika seorang kafir berucap alhamdulillah, kita tidak wajib menjawabnya, kita cukup menjawab yahdikumullah karena kita tidak boleh mendoakan orang kafir
kita tidak perlu bertasymit ketika berada di tempat terlarang seperti toilet
ALLAH membenci menguap karena menguap adalah aktivitas yg menyebabkan seseorang banyak makan yg pada akhirnya membawa kemalasan dalam beribadah
menguap adalah pebuatan yg dibenci ALLAH terlebih lebih pada saat sholat, karena para nabi tidak pernah melakukannya
jika seseorang ingin menguap, tahanlah sebisa mungkin, atau menutup jalan keluar mulut dengan tangan kiri (karena menguap adalah perbuatan buruk)
menguap adalah dari setan, maka jika salah satu dari kalian menguap, hendaknya ia menahannya sedapat mungkin (H.R. Muslim)
hak seorang muslim atas muslim yg lain ada 6, yaitu jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika ia mengundangmu maka datanglah, jika ia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat, jika ia bersin dan mengucapkan alhamdulillah maka doakanlah, jika ia sakit maka jenguklah, jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya (H.R. Muslim)