|
alim1.jpg
|
"emmm susah ya nyari cinta sejati tuwh???"
"Lia ORaNgNya......????
BaiK..
PeLiT kAyAkNyA....
HuMoRiZzZz....
GoKiL ABiEzZzZz......
aQ iNgIn JaDi ORaNg YaNg BiSa..."
More about Lia
|
-
Schools (Other):
Tk. Kartika lalu masuk SDN 3 Batuja2r setelah lulus masuk dech ke SMPN 1 Batuja2r teruzzz setelah lu2s dari sini Q Pindah ke Cirebon dan school di SMKN 1 Kedawung...Masuk jurusan MULTIMEDIA Dech!!!
-
Hobbies and Interests:
ReNaNg... BaCa CoMic and TiduR KaLi Yah...
-
Favorite Books:
CoMiC
-
Favorite Movies:
AADC, And MaCaM2 FLM HoRoR.... WaLaUpUN KLo NoNtOn KeTaKuTaN.....
-
Favorite Music:
PoP, DaNgDuT, R&B, ........
-
Favorite TV Shows:
aPa aJaLaH yAnG pEnTiNg RaMe DiLiatNYa
-
Zodiac Sign:
Scorpio
-
About Me:

Lia ORaNgNya......????
BaiK..
PeLiT kAyAkNyA....
HuMoRiZzZz....
GoKiL ABiEzZzZz......
aQ iNgIn JaDi ORaNg YaNg BiSa NgeBaHaGiaiN ORaNg LaiN RaSaNYa.. SeNeNg DeCh kLo KaYaK Gtu....
Ya...h CeUk BaHaSa InggRiSNa MaH
I WaNt To MaKe YoU Happy
BeCaUse.....
SeeiNg YoU SMiLiNg
MaKeS Me Happy.....
MaKaSiH.......... ^_^
Ini adalag Sebuah Cerita tentang "Kasih Sayang"
Pada suatu ketika ada suatu pulau yang dihuni semua sifat manusia. Ini berlangsung lama sebelum mereka menghuni tubuh manusia. Sebelum kita mengkotak - kotakannya ke dalam istilah baik atau buruk. Sifat - sifat ini berdiri sendiri sebagai manusia dengan masing - masing ciri khasnya.
- Optimis
- Pesimis
- Pengetahuan
- Kemakmuran
- Kesombongan
- Kasih Sayang, dan sifat - sifat manusia lainnya...
Suatu hari ada pemberitahuan bahwa pulau itu akan tenggelam pelan - pelan. Sifat - sifat ini dilanda kepanikan. Mereka segera menyiapkan perbekalan dan bersiap - siap meninggalkan pulau dengan perahu yang mereka miliki.
Kasih sayang belum siap. Dia tidak memiliki perahu sendiri. Mungkin dia telah meminjamkannya kepada seorang bertahun - tahun yang lalu. Dia menunda keberangkatan pada saat - saat terakhir karena sibuk membantu teman yang lain bersiap - siap. Akhirnya kasih sayang memutuskan ia perlu bantuan.
Kemakmuran baru saja akan berangkat dengan perahu yang besar lengkap dengan tekhnologi mutakhir.
"Kemakmuran, bolehkah aku ikut denganmu?" tanya Kasih Sayang.
"Tidak bisa,"jawab kemakmuran. "Perahuku sudah penuh dengan seluruh emas, perak, perabotan antik dan koleksi seni. Tak ada ruang untukmu di sini."
"Lalu Kasih Sayang minta tolong kepada kesombongan yang lewat dengan perahu yang indah. "Kesombongan sudikah engkau menolongku?"
"Ma'af," jawab kesombongan, "Aku tak bisa menolongmu. Kamu basah kuyup dan kotor. Nanti dek perahuku yang mengkilat ini kotor jika kau naik."
"Kasih Sayang melihat Pesimisme yang sedang bersusah payah mendorong perahunya ke air. Pesimisme terus menerus mengeluh soal perahu yang terlalu berat, pasir terlalu lembut, air terlalu dingin. Dan kenapa pulau ini mesti tenggelam? Kenapa semua kesialan ini mesti menimpannya? Meski Pesimisme mungkin bukanlah teman perjalanan menyenangkan, Kasih Sayang sudah sangat terdesak.
"Pesimisme, bolehkah aku menumpang perahumu?"
"Oh kasih sayang, kau terlalu baik untuk berlayar denganku. Perhatianmu membuatku merasa lebih bersalah lagi. Bagaimana kalau nanti ada ombak besar yang menghantam perahuku dan kau tenggelam? Tidak, aku tidak tega mengajakmu."
Salah satu perahu yang paling akhir meninggalkan pulau adalah Optimisme. Itu karena dia tak percaya tentang bencana dan hal - hal buruk, termasuk bahwa pulau ini akan tenggelam. Kasih Sayang berteriak memanggilnya, tetapi optimisme tak mendengar. Ia terlalu sibuk menatap ke depan dan memikirkan tujuan berikutnya. Kasih Sayang memanggilnya lagi, tetapi bagi optimisme tak ada istilah menoleh ke belakang. Ia terus berlayar ke depan.
Pada saat Kasih Sayang sudah nyaris putus asa, dia mendengar sebuah suara. "Ayo, naiklah keperahuku!" Kasih Sayang merasa begitu lelah sehingga dia meringkuk di atas perahu dan langsung tertidur. Ia tertidur sepanjang jalan sampai nahkoda kapal mengatakan mereka sudah sampai di daratan kering. Ia begitu berterimakasih, meloncat turun dan melambaikan tangan kepada nahkoda baik hati itu. Tapi ia lupa menanyakan namanya...
Ketika di pantai, ia bertemu pengetahuan dan bertanya, "Siapa tadi yang menolongku?"
"Itu tadi Waktu," Jawab Pengetahuan.
"Waktu?" tanya Kasih Sayang. "Kenapa hanya Waktu yang mau menolongku ketika semua orang tidak mau mengulurkan tangan?"
Pengetahuan tersenyum dan menjawab, "Sebab hanya waktu yang mengerti betapa hebatnya Kasih Sayang."
Owh YapZ SaTu Lagi,,,
"CiNtaiLah ORaNg YaNg MeNCiNtai Qm, jaNgaNLah MeNCiNTai ORaNg YaNg Qm CiNTai, KaReNa HaL iTU aKaN MeNYaKiTKan HaTi Qm"
-
Who I Want to Meet:
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
Lia is in your extended network |
 |
Lia |
Featured Sponsor
See results for Lia WaoDe Lia
|
amal 18...hik3...tua stahun dr lia...kih3..
gmn kabbar.a??
iia nk mnaaa????????????????
Ieu mh sreng dony?
setiap detikmu adalah ksempatan, so,, jangan sia2 kan.
cnaa cphaaaaaa??????????