|
|
Edy saputra
Sekial lama ku mencari sebuah hati yang kurindukan Sekian lama ku menanti dirimu yang ku impikan Bimbang hati pun menjelma Tatkala kau nyatakan cinta Terucap kata janji setia Membalut dua hati manusia 10/18/2008
|
-
Interested In:
Friends, Activity Partners
-
Member Since:
Dec 2007
-
Hometown:
Amuntai city, Kandangan, ke banjarbaru
-
Company:
PT. Cakep Banget
-
Edy's URL:
http://profiles.friendster.com/kontol017
-
Other education:
fakultas kedokteran Hewan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru
-
College/University:
Unlam, Attended 2004 - Present, Bachelor's Degree, pertanian
-
Occupation:
online tiap hariiiiiiiii + bershabat
-
Affiliations:
guanteng
-
What I enjoy doing:
cape biacra politik trus
-
Favorite Books:
cinta dari hati ke hati
-
Favorite Movies:
cium gue duluan
-
Favorite Music:
DEAR G0D
-
Favorite TV Shows:
semuanya sich tentang percintaan
-
Zodiac Sign:
Capricorn
-
About Me:
saya adalah seorang mahasiswa FAFERTA UNLAM BJB...
sekarang saya kuliah sambil buka kantor travel di kelapa gading 1, tempat rumah kontrakan saya...saya pemain music dulunya sich
ini lach saya :
nama saya : Ady panggilan kesayangan dirumah. kalu Edy panggilan kesayangan para teman2 dan dosen ku.

-
Who I Want to Meet:
seorang cewe yang ngerti dengan saya, yang bisa mencintai saya atau bisa shabatan dengan saya
cantik, putih, rmbut nya panjang seperti bidadari yang ada dilangit..
KaNgEn
senyum mu yg slalu ku ingat
wajah mu yg bulat
bibir mu yg mengoda
& rambut mu yg menawan
seakan slalu ku bawa ke mimpi
setiap hari
setiap detik
setiap ku berlari
ingin ku bertemu lagi
dengan kau kekasih
pujaan hati
idaman tiap lelaki
ku tahu kau juga merindu ku
menutup mata & menahan pilu
biarkan ku di sini dulu
tuk mencari sesuatu
nanti kan lah kedatangan ku
ku kan datang kepadamu
jangan terlalu menghawatirkan ku
karna ku pasti akan kembali kepadamu
Perahu itu..
Saat, keinginan berlayar tak tertahan
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan
Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata
Dan....
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian
Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang
Aku tenggelam
Perahuku karam
ku mo cari cewe yang nerima aku apa adanya. dan gak nyakitin hati aku.
sekarang ku dah sendiri. ku dah ptus dari seorng cewe yg selama ini ku sayangi
senyum mu yg slalu ku ingat
wajah mu yg bulat
bibir mu yg mengoda
& rambut mu yg menawan
seakan slalu ku bawa ke mimpi
setiap hari
setiap detik
setiap ku berlari
ingin ku bertemu lagi
dengan kau kekasih
pujaan hati
idaman tiap lelaki
ku tahu kau juga merindu ku
menutup mata & menahan pilu
biarkan ku di sini dulu
tuk mencari sesuatu
nanti kan lah kedatangan ku
ku kan datang kepadamu
jangan terlalu menghawatirkan ku
karna ku pasti akan kembali kepadamu
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
Edy is in your extended network |
 |
Edy |
Featured Sponsor
See results for Edy saputra
|
- HIMATAN
- 28 Members | Public group
- Last post:
|
|
tentang apa sich/
ape" wae k ae...............................
ad yg mau d ceritakan kh.................
eh............sibuk ap skrrg k........
hm....
berarti km pinter ngmbil hati cwe dnk......????
Apakah yang engkau cari
Tak kau temukan di hatiku
Apakah yang engkau inginkan
Tak dapat lagi ku penuhi
Begitulah aku
Pahamilah aku
[**]
Mungkin aku tidaklah sempurna
Tetapi hatiku memilikimu sepanjang umurku
Mungkin aku tak bisa memiliki
Dirimu seumur hidupku
Back to [*][**]
Back to [**]
Dirimu seumur hidupku 3x
Rasuki jiwaku untuk terus bertunas
Menjadi pohon-pohon kembara
Gelinjangkan lelahku rerimbunan sang ruh
Persembahan secawan anggur hati
Telah menyingkap tidurku
Sungguh tubuhku lunglai tiada nadi daya
Hingga sapa matahari
Menghangatkan sunyi tubuhku
Kelam terrenda temaram kabut masa
Aku masih sabit yang terpenggal
Yang tak pernah memiliki malam, siang, pagi
Karena singgahku
Tak pernah termiliki siapapun
Kecuali kupu-kupu saljuku