|
NURSE(247).jpg
|
" .....TALK LESS....DO MORE....."
"MENGUBAH KEKALAHAN MENJADI KEMENANGAN
Acap kali kita menyalahkan nasib untuk kekalahan kita. Kita mengatakan, “Ah,..."
More about AN
|
-
Schools (Other):
Universitas Jember
-
College/University:
Universitas Jember, Attended 2000 - 2005, Class of 2005, Associate's Degree
-
Occupation:
Mahasiswa giThU LhOOh..
-
Hobbies and Interests:
Mancing, Bulutangkis, Terutama main catur bozz
-
Favorite Books:
Laa Tahzan....
-
Favorite Movies:
Ayat-ayat cinta, Pirate Of Caribian
-
Favorite Music:
Slow Rock
-
Favorite TV Shows:
Apa aja sEnEnG, asalkan jangan SinetRon DecH
-
Zodiac Sign:
Libra
-
About Me:
MENGUBAH KEKALAHAN MENJADI KEMENANGAN
Acap kali kita menyalahkan nasib untuk kekalahan kita. Kita mengatakan, “Ah, memang sudah harus begitu,” dan membiarkannya begitu saja. Akan tetapi, berhentilah dan berpikirlah. Segala sesuatu tidak bergerak ke arah tertentu tanpa alasan tertentu. Bola tidak memantul ke arah tertentu tanpa sebab. Kalau kita ingat hukum fisika, pantulan bola ditentukan oleh tiga hal : bolanya, cara bola dilemparkan, dan permukaan yang terkena bola. Hukum fisika yang pasti menjelaskan pantulan bola, bukan nasib.
Andaikan saja seorang dokter menjelaskan kepada kerabat, “ Saya benar-benar menyesal. Saya tidak tahu apa yang sudah terjadi. Memang sudah begitu jalannya.” Teman2 tentu segera pindah ke dokter lain. Pendekatan seperti ini tidak mengajarkan apapun kepada kita. Kita tidak lebih siap untuk menghindari pengulangan kesalahan yang sama kali berikutnya kita menghadapi situasi yang sama.
Daripada menyalahkan nasib, telitilah sebab-sebab kekalahan itu. Jika anda kalah, belajarlah. Banyak orang menjalani kehidupan untuk menjelaskan keadaan mereka yang biasa-biasa saja dengan “nasib sial” , “nasib buruk”. Orang-orang ini tetap, seperti anak-anak, tidak matang, mencari simpati. Tanpa menyadari mereka gagal melihat peluang untuk tumbuh lebih besar, lebih kuat, dan lebih percaya diri.
Bersambung........

-
Who I Want to Meet:
Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?
Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya,
untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.
Kekayaan tidak selamanya membawa kebahagiaan. Bekerja, sekali lagi bekerjalah sebab pekerjaan adakah alat penentram, perangsang, tempat pelarian, tempat latihan dan tempat hiburan.Gagal dalam perjuangan belum tentu berarti kemunduran. Ilmu yang tidak diamalkan adalah kosong dan pekerjaan yang tidak diselesaikan adalah sia-sia. Yang terpenting dari segala hal bukanlah mengetahui sesuatu, tapi melaksanakan sesuatu yang diketahui itu.Jangan bersenag hati bila melihat orang yang membencimu mendapat kesusahan.Orang yang suka memutar-mutar lidahnya akan jatuh kedalam celaka. Kehilangan milik tak begitu penting, kehilangan kehormatan adalah lebih parah, tetapi lebih celaka lagi kehilangan keberanian. Jika kamu mengalami kegagalan, jangan terus berputus asa. Jadikanlah kegagalan untuk terus menyalakan api semangat juangmu demi lekas tercapai cita-cita yang luhur. Orang yang serong hatinya tidak akan pernah menemukan kebahagiaan. Meskipun berlimpah-limpah emas dan perak, tetapi ilmu pengetahuan lebih berharga.Jangan membuang waktu semenitpun untuk memikirkan orang-orang yang kita tidak cintai.Hati-hatilah dengan perjanjian karena hal itu akan menjadi ukuran sampai dimana keluhuran budimu
|
ainul is happy
updated January 30 05:27 AM
|
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
AN is in your extended network |
 |
AN |
|
- PSIK 2007
- 19 Members | Public group
- Last post:
|
|
alhamdulillah baik...Kk gmna?
D unej&poltekes,,nunggu pengumumn ajjagh!..
Trus mau cba d stan jga..
Doain ya k'..
Ada Fb,kk punya fb jga tah?
carokah conk..??!!
bget...