ta pernah q mengerti cinta
kenapa?……………
sebab dia sendiri ta ada untukku.
aq mencari namun ta q temu
aq mendamba, bahkan bayangnya ta dapat q raba
apakah itu cinta????
ta pernah aq mengerti.
setiap senyuman yang terukir,
dapat manenangkan jiwa ini,
suaramu merdu pengubat rindu,
kata-kata yang terucap,
sebagai warcana pengganti mindaku,
dikala dirimu jauh dimata ,
namun dihati tidak sekali,
kau tetap disanubari,
majahmu, suaramu, namamu,
tetap terpahat dihati,
walaupun dalam suka danduka,
kerna jiwa ragaku hanya buat engkau yang satu..
Cinta tidak memberikan apa-apa melainkan dirinya
dan tidak mengambil apa-apa melainkan dari pada dirinya
Cinta tidak mengawal sesiapa
dan cinta tidak boleh dikawal sesiapa
karena cinta lengkap dengan sendirinya
mungkin hanya malam yang mengerti cinta
karena malamlah yang memberiku segala rasa dan warna
karena malamlah yang selalu mendekapku dalam damai mimpi
karena malamlah yang selalu meberiku kehangatan imaji
bukan kamu
bahkan bukan kekasihku
yang membawa cintaku pergi hingga tak bersisa
hingga aku tak lagi berani mengerti cinta
Bicara cinta bisa mengungkai jiwa yg duka.Hati yg sepi bisa bersinar tak kala ada cinta,bait-bait kata melafas kata cinta dipersada jiwa,mengungkai seribu makna.Jiwa gembira hati ketawa bila bisa mengerti apa itu cinta.Akulah sang pencinta yg lara..
Andai cinta ada pasti bahagia.bila ada org ketiga jasad pasti merana.segala cinta tak bererti andai diri dikhianati.mencari cinta memang perlu.tetapi perlu berhati-hati.betapa anugerah tuhan itu sungguh berharga buat insan yg tahu apa itu erti cinta.
Mendamba cinta setulus sakinah,merantai jiwa di kala resah,mengungkai kata di tabir sepertiga malam,mencari erti apakah cinta.Malam ku berteman keresahan jiwa ku sunyi..hanya bisikan keluhan hati di luahkan pada sang pecinta sejati.siapakah bisa mengerti apakah cinta itu…keindahan yg hanya dusta semata..hanya satu yg kekal abadi…cinta pada ilahi.
Aku pujangga pencari potongan ‘Rasa’ makna
Bertaburan kata untuk dituai demi arti
Berlaksa-laksa dekapan cinta sampai tak tahannya dia merekah
Meluapkan suatu ‘Rasa’..
Ya Allah…
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir
Ya Allah…
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati-Mu
Agar Kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi
Ya Allah…
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu
Ya Allah…
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak lebih cintaku pada-Mu
Ya Allah…
Ketika aku berucap aku cinta padamu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-Mu
Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintaiseseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencipta adalah segalanya...
kenapa?……………
sebab dia sendiri ta ada untukku.
aq mencari namun ta q temu
aq mendamba, bahkan bayangnya ta dapat q raba
apakah itu cinta????
ta pernah aq mengerti.
dapat manenangkan jiwa ini,
suaramu merdu pengubat rindu,
kata-kata yang terucap,
sebagai warcana pengganti mindaku,
dikala dirimu jauh dimata ,
namun dihati tidak sekali,
kau tetap disanubari,
majahmu, suaramu, namamu,
tetap terpahat dihati,
walaupun dalam suka danduka,
kerna jiwa ragaku hanya buat engkau yang satu..
dan tidak mengambil apa-apa melainkan dari pada dirinya
Cinta tidak mengawal sesiapa
dan cinta tidak boleh dikawal sesiapa
karena cinta lengkap dengan sendirinya
karena malamlah yang memberiku segala rasa dan warna
karena malamlah yang selalu mendekapku dalam damai mimpi
karena malamlah yang selalu meberiku kehangatan imaji
bukan kamu
bahkan bukan kekasihku
yang membawa cintaku pergi hingga tak bersisa
hingga aku tak lagi berani mengerti cinta
Bertaburan kata untuk dituai demi arti
Berlaksa-laksa dekapan cinta sampai tak tahannya dia merekah
Meluapkan suatu ‘Rasa’..
kukatakan kepadanya,,,,
tentang bait-bait syair…
dengan menghela nafas…..
malam-malam penantian terasa begitu lambat….
seolah tak mengerti tentang perasaan hatiku,,,,,
kuharap tidak meninggalkanku….
karena begitu sunyi…..
entahlah,,,,
apakah ini akan berarah…
seperti perahu yang berlayar,,,,
hingga ke tujuan atau terdampar,,,
atau seperti embun,,,
yang jika tetap pagi,,,,
akan terasa dingin…
atau menguap karena sinar…
benarkah aku melihat cahaya,,,
atau hanya sekedar lalu saja….
dan tergantikan…
tapi telah sewindu lamanya,,,,
purnama yang kurindu,,,
masih lebih sering kutemui,,,
dan malam-malam….
masih tetap merindu…
ingin kuungkapkan segalanya,,,
apakah masih bisa…
jika aku hanyalah sebatas…
dan ia melambung ke angkasa…