|
IMGA0045.JPG
|
" "Sahabat adalah dia yang menghampiri ketika seluruh dunia menjauh, karena Persahabatan itu seperti "tangan" dengan "mata". Saat tangan terluka, mata menangis. Saat mata menangis, tangan mengusap dan menghapus air matanya.""
"Jangan didik anakmu…
Jangan didik anakmu laki-laki
Bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanya
Ajari dia untuk..."
More about Marinus
|
loading...
-
Schools (Other):
TK RK Ternate, SD RK Ternate, SMP N 1 Ternate, SMA N 1 Ternate, STT Jakarta
-
Occupation:
Come to me
-
Hobbies and Interests:
8u1ut4ngk15, Tr3v3ling, T0ur1n9, H1k1n9
-
Favorite Books:
Bible, Chicken Soup
-
Favorite Movies:
Drama, Komedi
-
Favorite Music:
Classik, Pop
-
Zodiac Sign:
Gemini
-
About Me:
Jangan didik anakmu…
Jangan didik anakmu laki-laki
Bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanya
Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya
Jangan didik anakmu laki-laki
Untuk mengejar kehormatan dan kekuasaan
Ajari dia untuk mengejar cinta kasih dan kebijaksanaan
Jangan larang anakmu laki-laki jika ia menangis
Dan jangan katakan padanya bahwa laki-laki tak boleh cengeng
Ajari dia untuk mengenali dan menerima perasaannya
Bahwa air mata adalah anugerah Tuhan yang indah
Sehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinya
Dan jika dewasa ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnya
Jangan didik anakmu perempuan
Bagaimana menjadi cantik
Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya
Jangan didik anakmu perempuan
Bagaimana untuk menyenangkan laki-laki
Ajari dia untuk menyenangkan hati Tuhan
Jangan larang anakmu perempuan
Jika ia menikmati melompat, berlari, dan memanjat
Jika ia suka menjelajah dan mengutak-atik benda-benda
Jangan kaupaksa dia untuk duduk manis diam dan tenang
Karena jiwanya yang ingin bebas jadi dirinya sendiri
Dan juga rasa ingin tahunya yang telah Tuhan anugerahkan
Telah kaubonsai dan kaurusak sejak dini
Isilah rumahmu
Dengan cinta, hikmat, dan kebijaksanaan
Bukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar, dan kekuasaan
Bagikanlah kepada anakmu laki-laki dan perempuan
Keindahan menikmati mentari pagi
Kehangatan rasa ketika menggenggam pasir
Kemesraan seekor kupu-kupu hinggap di atas bunga
Dan merdunya suara tetes-tetes hujan
Jika kau ingin anakmu rajin beribadah
Gemakan keberadaan Tuhan dalam dirimu
Ia takkan bisa kaupaksa berdoa dan sembahyang
Ketika dia tak dapat menangkap makna ibadah darimu
Jika kau ingin anakmu mencintai pengetahuan
Pancarkan rasa ingin terus belajar
Nasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membaca
Ketika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati buku
Jika kau ingin anakmu penuh kasih
Tunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesama
Kata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihi
Jika ia tak pernah merasakan cinta darimu
Untuk anakmu
Engkau adalah teladan yang utama
Tak perlu banyak kata, tiada perlu jutaan nasihat
Jika kau ingin anakmu hidup seperti yang kauinginkan
Hiduplah demikian! (sumber NN)
-
Who I Want to Meet:
Indahnya pelangi karena "WARNA"
Indahnya taman karena ada "BUNGA"
Indahnya hati karena "AKHLAK"
Indahnya cinta karena "CERITA"
Indahnya hidup karena "KEJUJURAN"
Indahnya dunia karena ada "KAMU"
"SANG WANITA"
Kalau ia muda belia, dianggap sebagai penggoda,
Tapi bila rambutnya beruban, ia dianggap terlalu tua untuk digoda.
Kalau ia berkarier, ia dianggap menantang kodrat.
Bila tidak, dibilang ketinggalan zaman.
Kalau ia berusaha tampil prima dan menarik,
Dituduh penakluk “Singa Tua”
Kalau tidak, dianggap gunung es
menarik, tapi beku.
Kalau ia berusaha menyenangkan hati lelaki,
dianggap murahan.
Bila tidak, dituduh frigid
Kalau cintanya diutarakan terlebih dahulu,
dibilang agresif yang menggelikan.
Tapi bila diam diri, katanya gadis kampungan.
Apabila ketat busananya, mainan mata lelaki hidung belang.
Bila tidak, foto model amatiran.
Kalau ia menangis, dibilang senjata untuk merayu lelaki.
Kalau tidak, dituduh kelaki-lakian.
Ia mesti mengagumkan bagaikan mawar.
Harum bak melati
Cantik hatinya dan tegar seperti anggrek,
Gemulai di tengah-tengah tantangan rimba
Kayak cemara berayun dan bersenandung ditiup angin
Lincah, menarik, tapi penuh waspada bagai si kancil.
Di lidahnya ada hikmat
Di tangannya ada belaian kedewasaan
Dimatanya ada sinar keadilan
Di kakinya ada jalan kebenaran
Lehernya mampu menggantungkan harapan bagi anak manusia.
Di dadanya ada detak-detak jantung
Bagi detik-detik kehidupan
Senyumnya pemberi kekuatan dan penghiburan.
Ia mesti seorang dewi yang mau mengasuh
Sekaligus
Pembuka pintu kesuksesan
Surabaya, 27 Maret 1993
Marinus Rudolf Thomas Mainaky
You can play more Games online at www.SquidSpace.com!
Update Christmas Countdown Image to Your Profile
Marinus has been to
6 cities in
6 countries and counting...
Marinus wants to see the world likes popular destinations
keeps things comfy
plays it safe
Marinus's travel cred is:
alright
#1 for Worldliness
#1 for Exotic places
#1 for Roughing it
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
Marinus is in your extended network |
 |
Marinus |
Featured Sponsor
See results for Marinus Mainaky
|
VISICOMMUNICA & DESIGN
menyadarkan aku banget..
GBU
aQ cuMA maU biLANg TERIma kASIH AJA....!
bUAT koMMENtNya...!
aQ " amin " KAN aJ.....DECH..>!
oNce moRe,,," THANKS yA om...!
salam kenal n nice 2 meet u in here..,
btw....,
pa kabarnya nieh...???
gi sibuek ap'an....???
1 lagie...,
kamue ank mana..???
bukan ank nyokap-bokap lho...,
itueh udah tau aku...,
secara ada bakat paranormal!!
hehehehehehehehe...
jangan lupa add FB aku yach...,
huftz.......,