at' underclass hero's Profile

      at' underclass hero
      Male, 24, Married, Jawa Timur, IDMore
      A man may die, nations may rise and fall, but an idea lives on02/09/2009
      at' underclass's Friends (273)

      at' underclass's Photo Gallery

      at' underclass's Treasure Chest

      Testimonials and Comments for at' underclass

      • arlene
      • Posted
      • Click to Play
      • eko
      • Posted
      • "TREND BARU-GAYA HIDUP MODERN-BISNIS LUAR BIASA"
        klik disini
        bagi yang ingin penghasilan tambahan .......
      • Shandra
      • Posted
      • aq habis tugas bro. ayo mancing kapan nih?
        ato futsal siap dua" nya hihihi
      • feri
      • Posted
      • Kyakny tertarik ni gabung jd anggota Farah Quinn Fans Club...
        Hiks...
      • MemE
      • Posted
      • ???
        Thanx..:)
      • MemE
      • Posted
      • ??? Thanx..
      • carissa
      • Posted
      • Yup yup...
        MU always be the best in Europe...
      • R I Z A L
      • Posted
      • bourjon??? Paris???
      • nDa
      • Posted
      • Tq 4 d' aDd,,,

        ^.^
      • Budi
      • Posted
      • Hoe!Kwe lagi dimana bro, minggu kemarin tak enteni ga dtg2?sibuk menangani pelanggan tah?Sorry aku yo ora ngerti omahmu je,dadi arep budhal dewe ora iso.

      More About at' underclass

      • Interested In:

        Dating Men and Women, Relationship Men and Women, Friends, Activity Partners

      • Member Since:

        Apr 2004

      • Hometown:

        buenos aires, surabaya, kediri.

      • Company:

        proletarian institute for democracy, forum ilmiah dan studi mahsiswa(forisma)fk unair, Kiri aTas FutSal cLub(2005-....)lingua suara kedokteran airlangga

      • at' underclass's URL:

        http://profiles.friendster.com/7895597

      • Other education:

        kedokteran unair 2003

      • Occupation:

        masih belajar

      • Affiliations:

        eks pimnas 2005 dan 2006 airlangga, www.one.org, The baroN (persikmania), Milaniacs(milanisti surabaya kedung tarukan)

      • What I enjoy doing:

        city parks, sports, poems, art, books

      • Favorite Books:

        sobotta atlas anatomi, bedah de jong, band of brothers, aku ingin jadi peluru, kata adalah senjata, rekayasa sosial, amnesty, setelah revolusi tidak ada lagi, seandainya perang terus berkecamuk

      • Favorite Movies:

        my sassy girl, lion king, enemy at the gate, brave heart, the patriot, ER, a walK 2 reMEmber, sleeplesS In seaTTle, foRRest guMp, moTorcycle Diaries, armaGeddon, greEn mile, kingdom of heaven, lion king, goal, closer, love actually, best game ever played

      • Favorite Music:

        coldplay, star sailor, the calling, creed, iwan fals, ada band, jikustik, eric clapton, U9, U2, bon jvi, geoge winston, queen, robbie william, bryan adams, rob thomas, coklat

      • Favorite TV Shows:

        seri A italia, The Contender

      • Zodiac Sign:

        Gemini

      • About Me:

        Rebellion is a refusal of obedience[1]. It may, therefore, be seen as encompassing a range of behaviors from civil disobedience and mass nonviolent resistance, to violent and organized attempts to destroy an established authority such as the government. Those who participate in rebellions are known as "rebels".

        Statue of Pier Gerlofs Donia, a famous Frisian folk hero and rebel

        Throughout history, many different groups that opposed their governments have been called rebels. Over 450 peasant revolts erupted in southwestern France between 1590 and 1715.[2] In the United States, the term was used for the Continentals by the British in the Revolutionary War, and the Confederacy by the Union in the American Civil War. It also includes members of paramilitary forces who take up arms against an established government.

        Most unarmed rebellions have not been against authority in general, but rather have sought to establish a new government in their place. For example, the Boxer Rebellion sought to implement a stronger government in China in place of the weak and divided government of the time. The Jacobite Risings (called "Jacobite Rebellions" by the government) attempted to restore the deposed Stuart kings to the thrones of England and Scotland, rather than abolish the monarchy completely.-wikipedia-

        INTERNASIONALE

        Di sebuah perpustakaan
        Di sebuah penderitaan
        seorang-orang tua resah tersandar ke kaca meja.
        Ia tak bermahkota dan aku tak mengenalnya,
        tapi kuberi ia tabik
        dan kami pun turun ke jalan-jalan raya.

        Lihatlah, Karl,
        kemerdekaan ini diperjuangkan
        dengan empat lobang kantong
        yang pipih kosong

        dan seorang anak yang menggantung mati kelaparan.

        Hari itu kita masih ingat: tulisan cakar ayam
        di sebuah buku lusuh
        yang ditinggalkan orang:

        BERSATULAH BURUH DUNIA, BERSATULAH!

        Kita yang dimiskinkan…

        Kita melihat jam besar di dinding pabrik itu gemetar
        dan buruh-buruh yang pucat
        penyap tersandar.

        Kemarin tidak pernah kita rancangkan kehidupan

        tapi hari ini adalah lain:
        Dunia telah terlepas dari hambatan yang abadi, terasing
        dari hukum hari tadi.

        Daulat telah diserahkan
        kepada kehidupan
        dan bumi adalah takhta maha baik
        yang dimenangkan.

        Banyak lagi yang akan dikerjakan
        setelah sepanjang jalan
        orang bertempur
        tanpa pembunuhan.

        Biarlah pasukan ini tersaruk-saruk, dalam Lumpur
        dan menembak.
        Di sana tak ada Musuh dan Dendam.

        Tinggal penyaliban.

        Sebab kita tak akan bikin pahlawan-pahlawan
        dan prajurit timah
        dalam impian.

        Sebab jumlah kita banyak dan kapan saja
        manusia bangkit tiap hari.

        Hari ini terkabar
        seorang raja turun dari takhta
        menyeberangi selat, dan memacu kudanya ke angkasa.

        Hari ini baginya tidak ada lagi remah roti:
        tinggal Perdamaian, ditawarkan dari langit
        ke atas tanah, bumi yang berdandan.

        Rakyat pun kini bersembahyang di dalam hari
        sebelum Tuhan kita arcakan.

        Dan daun-daun alam yang runtuh ke ubun-ubunnya
        memahkotainya

        dalam Cinta.

        Esok hari mungkin salah seorang dari kita berkhianat
        dan merencanakan Kiamat lagi. Nanti malam
        ia akan merangkak ke jendela, membunuh kita.

        Tapi kita masih punya anak-anak, beribu generasi:

        hakim-hakim kita yang akan melemparkan kita
        dalam peti museum.

        Tidak apa.

        Karena mereka adalah setia, sedang kita tak lagi setia
        dan tak lagi bisa rindu.

        Di dalam mausoleumnya Stalin pun rindu
        dan menggaritkan kakinya menulis sajak.

        Di luar kaca ia melihat bumi, bumi yang bersalju:
        sepi, sepi… Tak beranjak.

        Tapi adakah ia mengerti
        bahwa ia telah terlambat semalam tadi
        sebab pagi itu
        serombongan anak-anak muda
        datang mengangkat tubuhnya, dari sini:
        dan sajak di hatinya
        tak pernah terselesaikan

        seperti Fir’aun
        di tengah Laut Merah
        tak juga selesai: ilahi, ilahi, ilahi…

        Maka marilah bicara dari kesunyian dan kelaparan
        karena keduanyalah senantiasa
        milik kita.
        Sebelum terlambat.

        Seperti di pagi ini
        ketika seseorang membacakan sajak-sajak
        bagi anak-anak muda di dunia,

        karena mereka adalah setia, wakil sunyi dan lapar
        semesta kita.

        Demikianlah dahulu
        ketika aku bertemu
        dengan seorang-orang tua
        yang resah tersandar ke kaca meja, yang tak bermahkota
        tapi kuberi tabik
        sebagai seorang sahabatnya.


        1964


        -Internasionale”, Goenawan Mohamad, “Sajak-sajak Lengkap 1961-2001″, Metafor Publishing: Jakarta, 2001-

        the destiny:
        menempatkan filsafat kelas sebagai sebuah ilmu yang terhormat, yang patut dikaji sejajar dengan kapitalisme dan filsafat lainnya.

      • Who I Want to Meet:

        kedua orang tua yang tak pernah lelah.
        bro, the rebel is here.
        mbah, semua yang terbaik.
        adek, we are.
        everyone who loves freedom.
        add at:delavoi_14@yahoo.com

      How you're connected:

      You at' underclass is in your extended network at' underclass

      Featured Sponsor

      See results for at' underclass hero

      at' underclass's a Fan Of...