|
07122008898.jpg
|
" KangeN bngEd ma mNtn2 kU ,pd kMn sh kaLian sMwa .hHa-"
"sEoRang mAnusia ianK TerLahir bIasa sJagh ,Tak ada keLebihan , mUngkIn TerLaLu BanyAk kEkUraNgan ...
Leo..."
More about ♥▄▀▄▀ uLtRaMeNd
 |
Messaging Off[Restricted to ♥▄▀▄▀ uLtRaMeNd's friends] |
|
-
Schools (Other):
uniV iGm ..
-
Occupation:
maHasiswa
-
Affiliations:
N . O . C
-
Hobbies and Interests:
dUgem smpe paGi
-
Favorite Books:
...
-
Favorite Movies:
dRagoNz baLz
-
Favorite Music:
iaNk bErbau dUgem
-
Favorite TV Shows:
aDzan maGhrib
-
Zodiac Sign:
Taurus
-
About Me:
sEoRang mAnusia ianK TerLahir bIasa sJagh ,Tak ada keLebihan , mUngkIn TerLaLu BanyAk kEkUraNgan ...

Leo ARea's Profile
 Create Your Badge
kenapa ada org seramah itu ?
kenapa ada org seceria itu ?
dan kenapa ada org sebaik itu ?
hal ini bisa di sebut wajar .
wajar karena hal ini pernah terjadi .
tapi, ketika ini menimpa ku .
mengapa menjadi hal yang tak wajar ?
bukannya senang .
tapi malah merasa canggung .
ada pihak” tertentu yang merasa aneh .
dan keanehan ini lah yang membuatku semakin bingung .
aku terus menerus menyimpan sebuah pertanyaan besar .
apakah hal ini bisa di sebut wajar atau tidak ?
tapi yang jelas .
ini adalah sebuah kebaikan yang didasari dengan rasa ikhlas .
semoga saja itu . amin .
kenapa sih ??
gue slalu denger kata “BEDA”
atau lbih tepat nyh ,, “PERBEDAAN”
kenapa sih harus ad itu .
gu nih yg jd korban akan kehadiran itu .
nyebelin!
perbedaan gg bakal bisa d satu in kalo masih ad ego .
tp, pasti setiap manusiapunya ego masing” .
gg bakal ada yang ngalah .
gg bakal ada yang berkorban .
[[gu jg gg bakal mau]]
kata nyh .. 90% pasti ancur cepat atau lambat .
ok . gu pilih lambat .
tapi,, semakin lambat smua itu ancur .
semakin lama pula sakit nyh .
emang sih . susah untuk di pertahanin .
dan susah juga untuk di lepasin .
seandai nyh ad pilihan di pertahanin itu lebih mudah .
pasti gu bakal langsung pilih pertahanin .
tp,, gu jugak gg mau milih untuk di lepasin .
jd,, intinya lepasin atau gg ??
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
♥▄▀▄▀ uLtRaMeNd is in your extended network |
 |
♥▄▀▄▀ uLtRaMeNd |
Featured Sponsor
See results for ♥▄▀▄▀ uLtRaMeNd LhEyO ♥▄▀▄▀
|
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Lebih baik diam dan tutup mulutmu
Kalau memang tak suka janganlah melihat
Lebih baik kau pergi tak ada disini
Walau tak sempurna aku juga manusia
Ingin dicintai, ingin dihargai
Walau hidup pula yang lebih sempurna
Tapi mulutmu selalu memaki
Jangan pernah menoleh
Ataupun ingin berjumpa
Melihatmu aku benci
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu
Terluka aku dengan dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Kau buat aku membenci dirimu
Terluka aku selalu dengan kata-katamu
Ku benci, ku benci, ku benci dirimu