|
19092009_007.jpg
|
" "Hargailah bila brsahabat,syangilah bila brsama,maafkanlah bila terluka,rinduilah bila brjauhan,fhamilah bila keliru,nasehatilah bila terleka,& tegurilah bila tersilap.. manisny prsahabatan krn ikhlas...^_^ ""
"HAKIKAT
dunia adalah tempat menanam
akhirat adalah tempat menuai
kemuliaan ada pada..."
More about ivan
|
-
Schools (Other):
SMA Tri Dharma....wanita..hehe baru 1 semester dah D.O...ketauan maen maen di kamar kecil...
-
Occupation:
employe N' Tukang Glai Kubur..
-
Affiliations:
religious....masa hitam bawah tanah, pak tani...hehehe
-
Hobbies and Interests:
drag dragan, otomatif romantis....paman Tukoel...mizz u so mad
-
Favorite Books:
majalah Otomotif...terutama yg byk motif nya...ky' semacam body cwe...palagi luna maya tanpa sheker...ker..ker...kera sakti
-
Favorite Movies:
abdel &, suratan takdir, temon, azab ilahi...
-
Favorite Music:
waljinah, Kroncong, son ojo ngoco...saint loco mksde...hehe
-
Favorite TV Shows:
ceriwis...yo wiz......tawa sutra XL..ky ukuran pnyQ...
-
About Me:


HAKIKAT
dunia adalah tempat menanam
akhirat adalah tempat menuai
kemuliaan ada pada keimanan
kehinaan ada pada keingkaran
syukur penambah nikmat
kufur penghilang rahmat
akhlak pengundang simpati
keburukan pengundang kebencian
Bagai bumi dan langit.. begitu berbeda, tetapi tidak dapat dipisahkan.. berlainan unsur, tetapi menjadi suatu harmoni..
Kebayang kalo ngga ada langit yang menaungi bumi.. atau tidak ada bumi yang mendasari langit..
Jadi.. apapun perbedaan yang selalu ada diantara kita.. kesejatiannya tidak dapat dipisahkan..


-
Who I Want to Meet:
Dalam suatu masa kehidupan, kan datang masa cobaan, rintangan, dan permasalahan. Tak pernah luput dari sebuah kehidupan hal2 yang seolah menerpa diri dan tak mampu tuk diselesaikan. Namun, Sang Pencipta pastilah telah menetapkan segalanya dengan tepat. Memberikan cobaan sesuai dengan kadar keimanan hambaNya. Tapi sulit dimengerti. Seorang manusia terlalu banyak mengeluh dan mengeluh. Banyak hal yang selayaknya dapat lebih disyukuri, namun banyak hal pula yang menjadikan jiwa yang rapuh ini selalu sulit tuk bersyukur.
Ruh yang ditiupkan dalam jiwa ini mempunyai tanggung jawab tuk bertahan dengan kerasnya kehidupan atau kalah dalam kesia-siaan.
Hati ini begitu lembut namun banyak hal yang menjadikannya menjadi keras dan membatu, maka air mata kepadaNya lah yang menjadikannya kembali menjadi lembut.
Tidak semua hal harus diungkapkan dengan kata-kata dan diceritakan kepada orang lain. Berbicara dengan hati dan Sang Pemilik hati adalah lebih bermakna.
Diamnya lisan, berpikirnya akal, dan berdzikirnya hati adalah lbh baik.
Menjalani kehidupan tak semudah membalikkan telapak tangan.
Penuh perjuangan yang harus dilakukan. Penuh onak dan duri.
Tuk mencapai gerbang kehidupannya sesungguhnya pun memerlukan samurai nan tajam, tuk menyingkirkan ilalang yang kian tumbuh menjulang, dan hampir-hampir menutupi pandangan. Jalan setapak tuk mencapainya hampir hilang. Kerikil tajam dan bebatuan harus dihadapi.
Walaupun gerbang kehidupan itu sudah terlihat, tahukah apa yang ada dibaliknya? Sebuah misteri kehidupan selanjutnya telah terhampar.
Segala kejutan-kejutan kecil dariNya, meski tak diminta kan datang dengan sendirinya. Semakin tinggi suatu pohon maka akan semakin kencang angin yang menerpa, badai yang mengguncang dan cuaca yang makin tak bersahabat. Namun tahukah bahwa batangnya akan semakin kokoh, akarnya akan semakin menghujam bumi dan ‘kan makin banyak yang merasakan manfaat dari suatu pohon yang semakin tumbuh besar dan kuat. Kan semakin banyak yang tanpa diminta, kan datang menghampiri tuk sekedar merasakan keteduhan berada dibawahnya. Keindahan daun2 yang berguguran darinya. Buah2 yang berjatuhan karena telah masak, dan suara angin yang menyejukan jiwa dan qolbu.

|
 |
How you're connected:
| You |
 |
ivan is in your extended network |
 |
ivan |
Featured Sponsor
See results for ivan tyias
|
.
.
Q dH tgL dmDiUn Lg sKrnG....
.
d Mz Ae sOmbOnG...
.
GaYanE gUg kNaL...
Hu....
83746105