Lama kita tak bersua wahai Sang Bijak, aq rindu ketika langkahku menapakan jejaknya di hamparan keindahanmu.
Biru langit menaungi aq di bentangan perbukitan yang seolah menyambutku untuk mengarungi ukiran Sang Alam..
Langkahku mendaki, dan jalan semakin terjal namun hati ini semakin merindukan.
udara semakin menipis, dan terpaan angin semakin deras, namun senyum tetap terpatri.
Langkahku terhenti, pandanganku terpaku, hatiku berdegup keras, dan Syukur ku terucap, tat kala sang bijak memaparkan salah satu keanggunan yang telah diukirkan oleh tangan Agung-Nya..
Maka aq berdiri terpaku diatas puncaknya sang Bijak, menatap luas tanpa kata, hanya makna yang tak mampu kulukiskan.
wag ka sakin mag comment ehhhhhhhhhhhhhhhh//////
\nangangasar k ksi''''''''''''
poh!
add my facebook n yahoomessanger
rastaopik@rocketmail.com
ok tq
ur welcome....
Biru langit menaungi aq di bentangan perbukitan yang seolah menyambutku untuk mengarungi ukiran Sang Alam..
Langkahku mendaki, dan jalan semakin terjal namun hati ini semakin merindukan.
udara semakin menipis, dan terpaan angin semakin deras, namun senyum tetap terpatri.
Langkahku terhenti, pandanganku terpaku, hatiku berdegup keras, dan Syukur ku terucap, tat kala sang bijak memaparkan salah satu keanggunan yang telah diukirkan oleh tangan Agung-Nya..
Maka aq berdiri terpaku diatas puncaknya sang Bijak, menatap luas tanpa kata, hanya makna yang tak mampu kulukiskan.
Rinjani
by
aria