Katantaras

      cover_#23.jpg
      "Syaloom....KTR'ers...Buletin KATANTARAS Edisi 23 Telah Terbit... tanggal 16 November 2008, Tema yang dibawakan "Holy Spirit" Ayo buruan...jangan sampe kehabisan.... Contact me at:katantaras@yahoo.com"

      "Pertama kali Katantaras (KTR) launcing tanggal 25 Agustus 2002 di Permata GBKP Bandung Pusat. Muncul sebagai suatu apresiasi..."

      More about Katantaras

      Katantaras's Photo Gallery

      More About Katantaras

      • Occupation:

        God Servant for Youth Community GBKP Bdg Pusat

      • Affiliations:

        Permata GBKP Bandung Pusat

      • Hobbies and Interests:

        Read, Watch, Write, Report, Design

      • Favorite Books:

        Anything

      • Favorite Movies:

        Jatuh Ke Atas -- Prod. Permata Bandung Pusat

      • Favorite Music:

        Hillsong

      • Favorite TV Shows:

        Anything

      • About Me:

        Pertama kali Katantaras (KTR) launcing tanggal 25 Agustus 2002 di Permata GBKP Bandung Pusat. Muncul sebagai suatu apresiasi kerinduan Permata untuk memiliki media cetak yg mampu mempersatukan sektor-sektor Permata GBKP Bandung Pusat.
        Pernah mengalami stagnasi dalam pelayanannya, tapi selalu bangkit karena selalu ada kerinduan melayani Permata GBKP Bandung pusat.
        Sempat diedarkan sampai ke Tanah Karo.
        KTR saat ini muncul 2 bulan sekali dan saat ini muncul dengan crew-crew terbaru sebagai bentuk regenerasi KTR.

        We're Fresh!

        Untuk tema dan promosi tiap edisi dapat dilihat di blog KTR.

      • Who I Want to Meet:

        You and You, specially Permata Bandung Pusat

        Semua yg punya saran dan masukan bahkan yg rindu untuk info dan karyanya bisa tampil di Buletin Katantaras. email at katantaras@yahoo.com

        also add us to your Yahoo Massengger

      Testimonials and Comments for Katantaras

      • sutha
      • Posted
      • TTP SEMANGAT KTR!!
      • sahara
      • Posted
      • pengen baca KTR,
        pengen ikutan rapat,
        pengen nokohin b'hery
        pengen becanda ama k'bina
        pengen ketawa ama kru yg lainnnya
        pokoknya pengen semuanyalah..
        tapi apa yg bisa aku lakukan?
      • sutha
      • Posted
      • Yesus Dahsyat!!!!!Perjuangan kalian gak akan sia-sia!Gw salut ama orang-orang yg punya MIMPI dalam pelayanan ini.Gw inget banget gmn KTR mo dibubarin trus gak jadi,mo dibubarin trus gak jadi, bukannya kita krn KURANG BAHAN/MATERI, tapi kurang KOMITMEN, tul gak?Emang Tuhan tuh butuh orang-orang yang SETIA!!! Gw doain KTR makin memberkati anak-anak muda di permata BDg Pusat. KEEP ON FIRE GUYS!
      • Arianta
      • Posted
      • kalo mau muat iklan di kamu gimana caranya. bayarnya berapa?? mau iklan bisnisku. boleh gak??? serius.
      • J3fr1
      • Posted
      • selamat udah terbit edisi April 2008...semoga tetap eksis...maap kagak bisa ngasih kiriman apa-apa...biasa... kreativitas lagi mentok...Gbu
      • Yuni
      • Posted
      • ttg cell group kan???
        ada artikel nih dibawah,,,

        saling nyambung tuch,,,haha,,,saran neh buat KTR,,,buat blog'lah di fs,,yg isinya artikel2 yg pernah diterbitin,,,

        gmn??
      • Yuni
      • Posted
      • Ketika ia semakin bertumbuh, ia masih akan bergantung kepada pengajar-pengajar. Namun, sekarang makanannya sudah berganti. Ia sudah bisa makan makanan keras sekarang. ‘Makanan untuk orang-orang dewasa.’

        Sampai ia sudah bisa mencari makan sendiri. Dalam arti, menentukan sendiri bagaimana ia akan bertumbuh. Menentukan sendiri apa yang akan ia ‘makan’ untuk pertumbuhan dia.

        Dan, akhirnya, sampai ia akan menjadi seorang pengajar. Yaitu, orang yang memberikan makanan kepada orang lain. Dalam perikop di atas, contohnya adalah Paulus, Barnabas, Apolos, dan penulis kitab Ibrani. Ketika ia sudah dapat mengajar dan membantu pertumbuhan orang lain.

        Ilustrasi ini, lahir dari dan merupakan doa saya. Agar anak-anak KTB saya dapat menjadi orang-orang yang mampu memberi makan kepada orang lain. =)


        Di sisi lain, doa saya pula agar saya mampu mengenali dimanakah mereka berada sekarang. Apakah mereka sudah bisa makanan keras? Apakah mereka sudah bisa mencari makanan sendiri? Atau, a
      • Yuni
      • Posted
      • Pertumbuhan seseorang di dalam Tuhan dapat diibaratkan seperti perkembangan hubungan manusia dengan makanan dalam hidupnya.

        Pada awal hidupnya, seorang bayi bergantung total kepada orangtuanya untuk mendapatkan makanan. Makanannya pun terbatas dan tidak boleh keras. Susu-lah makanannya.

        Ketika ia semakin bertumbuh, ia masih bergantung total kepada orangtuanya. Namun, makanannya sudah berganti. Ia sudah bisa makan makanan keras sekarang.

        Dan hal ini akan terus berlanjut sampai ia bisa lepas dari orangtuanya. Dalam hal ini, berkeluarga atau sudah bekerja dan hidup sendiri. Saat itulah ia harus bisa mencari makannya sendiri, untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

        Kemudian, ia akan menjadi orangtua dan memiliki anak. Saat inilah ia harus memberi makan kepada anaknya. (dan tidak lupa tetap makan dan mencari makan)

        Begitu pula dengan pertumbuhan seseorang di dalam Tuhan.

        Di awal kehidupan rohaninya, ia mungkin akan bergantung total kepada seorang atau beberapa pengajar di da
      • Yuni
      • Posted
      • Ilustrasi ini dikembangkan dari berbagai perikop di Perjanjian Baru: 1 Kor 3:1-9, Ibr 5:11-14, dan 1 Pet 2:2-3. Dan, natürlich, sebuah ilustrasi tidaklah komplit dalam menjelaskan sebuah konsep, dalam hal ini pemuridan, dan hanya ingin mempermudah penjelasan sebuah aspek tentang suatu konsep.

        Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya. (1 Kor 3:1-2)

        Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewas

      How you're connected:

      You Katantaras is in your extended network Katantaras

      Katantaras's Friends


      Featured Sponsor

      See results for Katantaras