|
percaya nggak, ternyata di grajagan banyuwangi pantainya ok banget
|
" Temen - temen seideologi plis vote aku ya jadi your friend"
"contact:085236666884
Semua orang berjuang tapi gak sedikit yang pasrah.
Ada yang paradoks dengan perkembangan umat Islam..."
More about muarif
|
-
Schools (Other):
univ jember
-
College/University:
Universitas Jember, Attended 1998 - 2004, Class of 2013, Ph.D., english
-
Occupation:
derist
-
Affiliations:
ikatan mahasiswa muhammadiyah
-
Hobbies and Interests:
denger lagu romantis, discussion
-
Favorite Books:
sosiologi politik
-
Favorite Movies:
GIE
-
Favorite Music:
hanya ingin kau tahu
-
Favorite TV Shows:
metro
-
About Me:
contact:085236666884
Semua orang berjuang tapi gak sedikit yang pasrah.
Ada yang paradoks dengan perkembangan umat Islam dewasa ini. Di tengah tantangan globalisasi yang memengaruhi segala aspek kehidupan manusia, umat Islam cenderung terjebak dengan persoalan internalnya sendiri. Konflik, korupsi, kemiskinan, keterbelakangan dan bahkan kelaparan belum 'menjauh' dari tubuh umat Islam.
Padahal, dunia terus bergerak maju. Globalisasi memungkinkan semua komponen masyarakat dunia menatap masa depan. Negara-negara maju terus melaju, sedangkan negara-negara berkembang lainnya terus bergerak menjadi negara industri baru. Mereka berlomba dan berpacu mewujudkan kemajuan untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyatnya.
Ada sejumlah negara Muslim, yang sudah bergerak menjadi negara industri, seperti di Timur Tengah dan Asia Tenggara, tetapi mereka kalah dalam persoalan keunggulan kompetitif. Mereka mengandalkan kemurahan alam, sebagai bahan baku industri. Beruntung Tuhan memberkahi banyak negara Muslim dengan minyak dan mineral, yang menjadi penopang kehidupan rakyatnya.
Namun bagaimana dengan konteks globalisasi? Apakah manusia masih dapat berpangku tangan pada kemurahan alam? Secara teoretis, alam punya keterbatasan. Abad global adalah zaman inovasi dan kreativitas, tidak hanya di bidang rekayasa teknologi tetapi juga rekayasa sosial. Rekayasa teknologi dan rekayasa sosial berjalan seiring untuk menciptakan nilai tambah atas suatu hasil alam dan kreasi manusia demi mewujudkan tujuan-tujuan kehidupan manusia yang lebih baik.
Kita sependapat, pada dasarnya globalisasi sesuatu yang niscaya. Tidak ada tempat bagi eksklusifisme. Kekhawatiran yang muncul dewasa ini di banyak kalangan hanyalah tanda-tanda bahwa mereka sadar akan dampak mondialisme. Muncul kesadaran, pilihan yang tersedia tidak lebih dari dua: pecundang atau pemenang. Tidak ada istilah merajuk dengan keniscayaan zaman ini.
-
Who I Want to Meet:
untuk temen - temen seideologi ato cewek yang simpati banget sama aku. Plis get me! Hahahaha!
|
 |
How you're connected:
| You |
 |
muarif is in your extended network |
 |
muarif |
Featured Sponsor
See results for muarif rahman
|